Friday, October 17, 2014

LISTRIK MENERANGI SELURUH INDONESIA



LISTRIK   MENERANGI  SELURUH  INDONESIA

            Dewan Energi Nasional (DEN) menyatakan kapasitas listrik Indonesia per kapita masih rendah di antara negara-negara ASEAN. Indonesia menempati urutan ke lima sesudah Vietnam dalam hal kapasitas listrik per kapita, yaitu sebesar 50 GW ( Giga Watt). Jika Indonesia  ditargetkan harus memiliki kapasitas listrik 125 GW pada tahun 2050,  maka negara ini harus mengejar pasokan listrik hingga 7,5 GW per tahun.  Kapasitas listrik  saat ini masih belum bisa dijadikan baseline industri dalam negeri
          PLN  masih belum dapat menyediakan listrik sendiri karena keterbatasan dana. Penyediaan listrik memang membutuhkan dana  yang tidak sedikit.  Meski demikian PLN  diharuskan tetap menerima pelanggan baru.  Rakyat di daerah  terpencil atau pedalaman pun berhak memperoleh aliran listrik karena merupakan kebutuhan dasar. Jika listrik tidak ada maka segala keperluan masyarakat akan terhambat  Bahkan investor pun akan sulit menanamkan modalnya di daerah yang tidak dialiri listrik.  
Kampanye hemat listrik  yang kemudian beralih ke listrik pintar  dengan sistem isi ulang pulsa yang lebih hemat dibandingkan listrik konvensional bergaung ke mana-mana. Namun rupanya kebutuhan listrik yang sangat besar dan terus meningkat setiap tahun seiring dengan pertumbuhan industri belum tercukupi oleh layanan yang disediakan PLN
Sumber tenaga listrik alternatif yang lain seperti PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), PLTS (Pembangkit Listrik  Tenaga Surya) dan penggunaan tenaga panas bumi   bisa dikembangkan di Indonesia untuk mengatasi kebutuhan listrik dan meminimalkan biaya yang harus dikeluarkan masyarakat. Daerah terpencil bisa memanfaatkan  tenaga listrik alternatif seperti ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,  mulai dari penerangan rumah tangga hingga pemenuhan kebutuhan industri kecil dan menengah.
          Di perkotaan, baik  di daerah pemukiman, pusat perekonomian  maupun  kawasan industri banyak permasalahan yang timbul jika kebutuhan listrik tidak tercukupi.  Ketersediaan daya  listrik rendah, arus listrik tidak stabil maupun seringnya terjadi pemadaman menjadi sumber keluhan masyarakat. Mereka beranggapan bahwa , kewajiban sebagai pelanggan PLN yang harus membayar listrik tepat waktu sudah dipenuhi tetapi  kenapa masih mendapatkan pelayanan yang buruk.
          Di sini saya akan mencoba memberikan beberapa ide untuk PLN agar listrik mampu menerangi seluruh Indonesia.
1.   Memberikan peluang kepada pihak lain untuk mengembangkan pembangkit tenaga listrik alternatif , sehingga masyarakat tidak harus sepenuhnya menggantungkan pasokan listrik dari PLN. Dengan demikian kebutuhan masyarakat untuk memperoleh aliran listrik tercapai tanpa membebani PLN  di luar batas kemampuan  daya  listrik yang tersedia maupun dari segi  finansial penyediaan infrastuktur.
2.   Memberikan pendanaan bagi penelitian  dan pengembangan untuk mencari sumber-sumber energi  alternatif pembangkit tenaga listrik lainnya yang bisa digunakan di Indonesia. Selanjutnya penemuan ini ditindaklanjuti dengan pengaplikasiannya untuk meningkatkan jumlah daya listrik  demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
3.   Mensosialisasikan  Gerakan Hemat Listrik dan Listrik Pintar  melalui iklan layanan masyarakat di berbagai media , seperti TV,  Surat Kabar, Majalah, Radio,  poster dan billboard  di berbagai wilayah untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menghemat listrik demi terpenuhinya kebutuhan listrik hingga ke generasi mendatang. Alasan logis dan rasional kenapa harus menghemat listrik dan menggunakan listrik secara pintar harus disosialisasikan dalam iklan layanan masyarakat yang disebarkan secara ke berbagai media sehingga terbentuk kesadaran masyarakat yang pada akhirnya bisa mengubah perilaku penggunaan listrik sehari-hari.
4.   Terkait dengan gerakan tersebut, dilakukan pemilihan pelanggan bijak dalam menggunakan listrik di setiap wilayah, yang ditentukan berdasarkan jumlah rata-rata daya  listrik yang dipakai per bulan selama setahun. Harus ada angka tertentu untuk mengkategorikan seseorang hemat listrik yang didasarkan pada besarnya daya listrik yang digunakan di rumah dibandingkan dengan jumlah anggota keluarga dan kepemilikan alat bertenaga listrik untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Pemenangnya juga harus yng membayar tepat waktu.
5.   Melakukan penertiban terhadap penggunaan listrik ilegal, seperti menyadap listrik dari  tetangga atau dari kantor-kantor pemerintah. Penertiban ini  akan mencegah terjadinya kebakaran dan menghindari pembengkakan pembayaran oleh pelanggan.
6.   Pemadaman listrik harus diinformasikan kepada masyarakat jika disebabkan oleh perbaikan jaringan atau infrastruktur. Pemberitahuan dilakukan sehari sebelumnya secara tertulis atau melalui media massa, seperti radio lokal atau surat kabar lokal.  Jika karena alasan tertentu seperti kondisi  alam dan lain-lain  sehingga harus dilakukan pemadaman untuk menghindari bahaya, kepada masyarakat disosialisasikan lewat media massa dan perangkat desa sejumlah kondisi yang berpotensi untuk dilakukan pemadaman listrik. Hal ini untuk memberikan waktu kepada masyarakat agar bisa menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkann untuk menggantikan daya listrik atau menyesuaikan kegiatan dengan kondisi tanpa listrik.
7.   Agar masyarakat  terdorong melakukan pembayaran listrik tepat waktu perlu insentif berupa hadiah atau voucher yang bis dikumpulkan untuk ditukarkan dengan hadiah tertentu . Semakin banyak voucher semakin bagus hadiah yang diperoleh. Bisa juga dilakukan dengan undian berhadiah.
8.   Mengaktifkan call center untuk layanan pengaduan dan gangguan selama 24 jam dengan tanggapan secepatnya pada hari yang sama.
9.   Mengurangi pajak penerangan jalanan yang dibebankan kepada pelanggan listrik, karena seharusnya PLN yang menanggung biayanya.  Kecuali untuk penerangan jalan di lingkungan perumahan dan perkampungan bisa dibebankan kepada masyarakat setempat.

Demikianlah ide yang bisa saya sampaikan, sebagai salah satu  peserta kontes  “Ideku untuk PLNyang  diadakan oleh PLN bekerjasama dengan BLOGdetik agar PLN  dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Lewat tulisan ini saya memimpikan negeri kita terang benderang di malam hari  dan industry berkembang pesat atas terpenuhinya kebutuhan listrik

   Yuni Retnowati